Mengapa Sertifikasi Profesi SDM itu Penting?

Mengapa Sertifikasi Profesi SDM itu Penting?

Perkembangan bisnis dan persaingan saat ini makin kompetitif. Saat ini kita bersaing dalam lingkup Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) namun juga dalam lingkup dunia. Hal tersebut diperlukan peningkatkan kompetensi baik dari sisi sumber daya manusia (SDM) maupun organisasi. Para praktisi SDM dituntut untuk lebih meningkatkan profesionalisme dalam mengelola SDM di organisasi. Hal ini menjadi penting karena Divisi SDM adalah mitra strategis bagi pimpinan organisasi dalam mengelola dan mengembangkan SDM.

Dalam tataran regulasi, Indonesia memiliki sejumlah undang-undang (UU) tentang sertifikasi kompetensi. Misalnya, UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. UU No 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran. UU No 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian. Kemudian, UU No 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan mengamanahkan, sertifikasi profesi dilaksanakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) atau lembaga sertifikasi profesi yang telah memperoleh lisensi dari BNSP. Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bertugas mengawasi konsistensi dan kredibiltas Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang memberikan sertifikat atas suatu profesi atau kompetensi tertentu. BNSP akan memberikan lisensi kepada LSP yang dianggap kredibel untuk memberikan sertifikasi.

 

BNSP melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang didukung oleh Pemerintah, Asosiasi Industri, Asosiasi Profesi, Lembaga Diklat Profesi  dan masyarakat di bidang ketenagakerjaan semakin berkembang  dalam meningkatkan pelaksanaan sertifikasi kompetensi tenaga kerja di masing-masing sektor, hal ini memberikan dampak positif dengan  meningkatnya daya saing dan produktivitas tenaga kerja.

 

Mengapa sertifikasi kompetensi kerja diperlukan? Sertifikasi kompetensi kerja adalah merupakan suatu pengakuan terhadap tenaga kerja yang mempunyai pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar kompetensi kerja yang telah dipersyaratkan, dengan demikian sertifikasi kompetensi memastikan bahwa tenaga kerja (pemegang setifikat) tersebut terjamin akan kredibilitasnya dalam melakukan suatu pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

 

Apa keuntungan sertifikasi kompetensi ? Sertifikasi Kompetensi jelas akan mempengaruhi dan memberikan jaminan baik terhadap pemegangnya ataupun pihak lain.

Berikut beberapa keuntungan sertifikasi kompetensi:

1.       Bagi Pencari Kerja yang mempunyai sertifikat kompetensi

  1. Kredibilitas dan kepercayaan dirinya akan meningkat
  2. Mempunyai bukti bahwa kompetensin yang dimiliki telah diakui
  3. Bertambahnya niali jual dalam rekrutmen tenaga kerja
  4. Kesempatan berkarir yang lebih besar
  5. Mempunyai parameter yang jelas akan adanya keahlian dan pengetahuan yang dimiliki

2.       Bagi Karyawan di tempat kerja yang telah bersertifikat

  1. Jenjang karir dan promosi yang lebih baik
  2. Meningkatkan akses untuk berkembang dalam profesinya
  3. Pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki

3.       Bagi Perusahaan / Tempat Kerja

  1. Produktivitas  meningkat
  2. Mengurangi kesalahan kerja
  3. Komitmen terhadap kualitas
  4. Memudahkan dalam penerimaan  karyawan
  5. Mempunyai karyawan yang berdaya saing, terampil  dan termotivasi

Bagaimana readers, udah tertarik buat ikut sertifikasi profesi belum? 

Buat kalian yang ingin mencari sertifikasi profesi, Kami dari Pinasthika bekerjasama dengan LSP Profesional, menyelenggarakan 4 skema sertifikasi yaitu :

  1. HR Manager
  2. Industrial Relation Manager
  3. HR Officer
  4. Recruitment & Selection officer

Penghargaan tertinggi dari kerja keras bukanlah pada apa yang anda hasilkan melainkan bagaimana anda berkembang karenanya. Tetap semangat untuk menjadi dirimu yang lebih baik.

Salam Sukses, Sehat Selalu :)